Liza Rifan Muazin - Blog Personal
News Update
Loading...

Info LizaRifan.ID

[None][recentbylabel]

Monday, June 3, 2019

Wisata Kuliner Belut Sambal Bakar di Taman Hexagone Banyumas

Wisata Kuliner Belut Sambel Bakar di Taman Hexagone Banyumas

Liburan terakhir sebelum lebaran, yaitu tepatnya hari minggu tanggal 02 Juni 2019 saya menyempatkan waktu untuk jalan-jalan lagi ke salah satu wisata yang ada di Banyumas yaitu Taman Hexagone.

Selama ramadhan saya memang tidak pergi kemana-mana karena teman saya sibuk dengan pekerjaan barunya.

Tak lupa saya ucapkan selamat kepada siyo.site karena telah mengakhiri masa-masa nganggurnya, jangan lupa bagi-bagi THR hehe.

Oke lanjut,.

Sebenarnya tujuan utama saya ke Pasar Kuna Lereng, namun karena selama ramadhan penjualnya tidak full, dan bahkan hanya beberapa saja akhirnya saya memutuskan untuk beralih haluan ke Taman Hexagone.

Letak taman hexagone yaitu di Desa Petir, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Jika dari arah Purbalingga kita harus menuju keselatan sampai ke pertigaan yang arah ke Jembatan Linggamas, atau biasa disebut "Gili Miring".

Sampai disitu langsung saja belok kiri atau jalan yang ke arah linggamas, ikuti saja nanti akan ada banner penunjuk arah ke taman hexagone.

Bagi kalian yang masih bingung silakan lihat saja di google maps , tulis saja "Taman Hexagone"

Tiket masuk Taman Hexagone Rp.5000 per orang, dan biaya parkirnya sendiri Rp.2000 untuk sepeda motor.

Karena tujuan utama sebenarnya mencari menu berbuka puasa, maka saat pertama kali masuk saya memesan Belut Sambal Bakar terlebih dahulu untuk berbuka nanti.
Pesan Makanan Di Taman Hexagone

Berikut daftar menu dan harga di Taman Hexagone.

Daftar menu Taman Hexagone Cafe

Daftar menu Taman Hexagone Cafe

Selama menunggu pesanan saya berfoto-foto dahulu untuk dokumentasi dan membantu teman saya yang ingin mengikuti lomba blog. Berikut beberapa hasil foto-foto saya disana.

Spot Foto Taman Hexagone

Hasil Foto Taman Hexagone

Berikut adalah hasil foto saya sendiri, padahal gapernah pegang kamera hehe. Gimana hasilnya nih, berbakat ngga ya jadi fotografer wkwk.
Belajar Foto Di Taman Hexagone
Setelah berfoto-foto dan ternyata waktu menujukan pukul 17:30 akhirnya saya menuju ketempat makan dan menunggu makanan yang sudah dipesan. 

Untuk minumnya langsung dikasih namun makanannya lumayan lama, sampai sampai minumnya tinggal setengah gelas nih hehe.

Daripada gabut, sambil menunggu makanan saya luangkan waktu untuk stalking doi yang lagi deket sama cowo lain wkwk.

Menunggu pesanan datang Taman Hexagone

Selang beberapa lama pesanan kami pun datang, yap belut sambal bakar.

Belut sambal bakar Taman Hexagone

Jujur saja kami berdua merasa kekurangan dengan porsi segini, akhirnya meminta tambahan nasi seharga Rp.3000. Setelah kenyang kamipun pulang karena sudah malam.

Bagi kalian yang tahu tempat-tempat wisata menarik bisa tuh hubungi saya hehe, kalau mau kesanan bareng juga boleh kok.

Thursday, May 30, 2019

Jauh Hari Sebelum Mengenal Bunga

Jauh Hari Sebelum Mengenal Bunga
Kisah ini terjadi saat aku dan Aini masih duduk dibangku SMP. Kebetulan dia sekelas denganku, namun hanya bertahan satu tahun. Setelah naik kelas 2 kita berdua berpisah karena memang sudah tradisi setiap tahun berganti kelas, kecuali kelasku, yang katanya kelas unggulan.

Aku dikenal dengan anak yang pendiam, ditambah lagi dengan keseharianku yan tak pernah pergi-pergi. Maklum saja, latar belakangku berasal dari keluarga yang biasa saja. Bahkan bisa dibilang telat dalam segala hal. 

Misal saja ketika dahulu teman-temanku kelas 2 SD sudah pandai bersepeda, sedangkan aku baru bisa bersepeda setelah kelas 5, apa lagi kalau bukan karena tak punya sepeda. 

Tapi aku bersyukur karena dengan begitu, sekarang aku jadi lebih bisa menghargai dan justru lebih kuat ketika menerima cobaan.

Karena aku yang pendiam akupun merasa acuh terhadap wanita. Awalnya sangat anti dengan cinta, bahkan tak pernah sedikitpun berfikir untuk mencintai seseorang. 

Namun karena sifatku yang friendly dan humoris ini membuat wanita didekatku banyak yang suka istilah jaman sekarang banyak yang dibuat baper. Tetap saja aku tak merasa, biasa saja, aku kau mereka masih tetap berteman seperti biasa.

Ideologi itu tak berjalan lama, masa-masa puber ini memaksaku untuk mencicipi apa itu cinta. Cinta pertama jatuh kepada seorang yang istimewa, karena dia yang paling berbeda.

Dialah satu-satunya anak yang memakai kerudung saat pendaftaran di SMP  dulu, aku ingat betul kala itu.

Namun itu kandas karena temanku sendiri juga mencintainya, bahkan dia memintaku untuk membantunya agar bisa dekat dengannya.

Kala itu benar-benar pahit, aku harus berusaha menutupi rasa ini demi menjaga pertemananku yang sudah terjalin sejak dulu. Disisi lain hati ini masih tetap ngeyel memperjuangkannya secara diam. 

Hingga suatu ketika temanku sudah tak tahan membendung perasaanya, dan akhinya diapun berani mengungkapkan perasaanya, meskipun meminta bantuanku.

Shit, Ini benar-benar patah hati yang paling disengaja.

Melihat teman seperjuangan mengungkapkan rasa pada seseorang yang menjadi cinta pertamaku.

Semenjak saat itu aku trauma dengan cinta, kalau bisa aku buang saja perasaan ini dari dulu. Alhasil kelas 2 ku di SMP menjadi amburadul.

Sering keluar kelas saat guru datang, bahkan sampai dihukum untuk tidak mengikuti pelajaran dari seorang guru ketrampilan selama sebulan.

Masa itu berakhir ketika naik kelas 3, mau tidak mau aku harus fokus dengan UN. Disisi lain sebenarnya masih ada wanita yang mengidamkanku sejak dulu kelas 7.

Ya benar itu Aini, sampai sekarang dia masih sayang padaku, bodohnya aku tak sadar dia sudah berjuang ini dan itu untukku.

Rasa ini mulai tumbuh ketika kita berdua mulai sibuk bersama untuk mempersiapkan penampilan saat perpisahan nanti.

Hingga saat selesai akupun memutuskan untuk memulai hubungan dengannya.

Hubungan ini berjalan lama, jika dihitung sampai sekarang sekitar 3 tahun. Namun dipertengahan tahun 2018 aku memutuskan untuk menyudahi ini semua, karena ingin fokus dulu dengan hidup masing-masing.

Intinya saat itu aku sadar bahwa anak muda sebenarnya memerlukan kebebasan yang mutlak, dan itu tidak berlaku jika sedang menjalin hubungan. Tetapi bukan berarti kita hilang tanpa kabar, meski kita sudah tak seperti dulu kita masih menjadi teman baik.

Bahkan terkadang kita saling berkirim, salah satunya ketika ayahku panen kacang, setiap Aini kesini aku pasti memintanya untuk membawa sebagian kacang untuk orang tuanya. Dan diapun juga begitu.

Beginilah sebenarnya yang membuatku senang, bukan hanya akrab dengan masing-masing orang tua tapi sudah naik ke fase berikutnya.

Sekarang pun masih seperti itu, sampai muncul sosok Bunga yang akhirnya membuat cerita baru dalam hidupku.

Untuk versi lengkapnya silakan lihat Aku Adalah Tawa Dan Tangismu

Sunday, May 12, 2019

Kampung Duku Purbalingga, Pasar Unik Bayarnya Pakai Koin

Beberapa hari lalu saya melihat salah satu tempat baru di instagram milik instapurbaligga. Ialah Kampung Duku, pasar unik yang bayarnya pakai koin. Kampung duku ini terletak di Desa Kembaran Wetan, Kaligondang, Purbalingga.

Jika dari arah Purbalingga kota kita harus menuju ke Kaligondang terlebih dahulu. Tenang pakai Google Maps bisa kok, setelah sampai di Kembaran Wetan maka kalian akan menemui masjid di sebelah kiri jalan. 

Disitu ada banner bertuliskan Kampung Duku, langsung saja belok kiri dan ikuti petunjuk arahnya, letak kampung duku dari jalan raya tidak jauh, kurang lebih hanya 100 meter.

Pasar Kampung Duku ini mulai dibuka pada hari Senin lalu tanggal 06 Mei 2019. Buka setiap hari mulai pukul 13:00 sampai 17:30 selama bulan Ramadhan. Untuk hari-hari biasa hanya buka pada hari Minggu.

Waktu kesana, saya ditemani oleh siyo.site. Pertama kali masuk maka kita langsung disambut oleh tukang parkir, biaya parkir untuk sepeda motor Rp.2.000.  Untuk tiket masuknya gratis atau tidak ada biaya masuk.

Sebelum kita jalan-jalan dan membeli aneka makanan Kampung Duku kita harus menukarnya uang dengan koin dengan harga Rp.2.000 perkoin. Saya sendiri menukarkan Rp.20.000 dengan 10 koin.

Disana saya membeli berbagai makanan. Tujuan pertama ke stand yang bertuliskan Mendoan namun sayangnya mendoan belum tersedia, "Mendoannya belum dibawa mas, masih dirumah", kata penjual.

Alhasil membeli makanan lain, salah satunya yaitu nuget. Dengan 4 koin saya mendapatkan 10 nuget dan dijadikan 2 bungkus untuk teman saya yang satunya. Sisanya untuk membeli 2 bubur candil seharga 3 koin, es klapa dan gorengan 3 koin.
Di Kampung Duku ini kita juga bisa berfoto-foto, karena tempatnya didesain sedemikian rupa sehingga terlihat menarik. Hanya saja karena baru awal-awal jadi belum begitu maksimal.

Tapi secara keseluruhan saya salut, karena jika dilihat tempat ini sebenarnya biasa saja, namun karena usulan dari ketua RT dan dibantu oleh pemuda disana, tempat ini dapat dijadikan tempat wisata sekaligus pasar tradisional.

Setelah membeli berbagai macam makanan dan foto-foto untuk diposting di blog akhirnya sayapun pulang.
Bagi kalian yang penasaran silakan langsung saja datang kesini, atau barangkali didekat kalian ada tempat yang menarik dan ingin saya kunjungi silakan hubungi disini.

Masih kurang dengan foto-foto diatas? Berikut link khusus yang berisi foto-foto lengkap waktu di Kampung Duku. 

Saturday, May 11, 2019

Aku Adalah Tawa Dan Tangismu

Cerita yang saya tulis bukanlah cerita asli, saya hanya mengikuti imajinasi, namun tetap saja disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari.

Bahkan beberapa tokohnya nyata, hanya namanya saja yang diganti.

  1. Hidup Adalah Kebetulan, Bertemu Denganmu Misalnya?
  2. Jauh Hari Sebelum Mengenal Bunga.
  3. Tiada Satupun Wanita Yang Ingin Diduakan.
  4. Menjelang Dewasa, Rasa Ini Tak Butuh Balasan.
  5. Masih mikir wkwk :v


Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya.

Tuesday, May 7, 2019

Hidup Adalah Kebetulan, Bertemu Denganmu Misalnya?

Hidup Adalah Kebetulan, Bertemu Denganmu Misalnya?
Ini merupakan cerita nyata yang saya alami, karena unik jadi akan saya ceritakan di sini. Selain itu sebagai penjelasan dari twit saya beberapa minggu lalu.

Awal Kita


Pagi hingga malam, malam hingga pagi, dan disaat senjapun masih saja menatap layar handphone. Setiap hari harus posting, membalas komentar, dan membalas balasan komentar dari followers. Ya begitulah yang dijalani oleh seorang admin suatu akun daily quotes di Instagram.

Hingga suatu ketika, hati ini jatuh pada salah satu followers yang awalnya berkomentar di salah satu postingan. Dari komentar berlanjut saling berbalas pesan, dari berbalas pesan berlanjut bertelfon hingga larut malam. Namun tak pernah sekalipun kita bertemu.

Bunga, itulah nama yang aku berikan padanya, sebenarnya itu hanya nama samaran, namun tak apa, lagian dia juga tak protes hehe. Dan kebetulan nama itu tak jauh berbedan dengan arti nama aslinya.

Meski hanya berbalas pesan, namun entah kenapa dengan mudahnya aku merasa nyaman. Akhirnya akupun memberanikan diri untuk menelfonnya. Setelah berbincang diapun akhirnya mengatakan hal yang sama sepertiku (sama-sama nyaman).

Buktinya dia mau menceritakan latar belakangnya secara gamblang kepadaku, seorang yang belum ia kenal sebelumnya.

Aku heran kenapa dia menceritakan hal itu kepadaku?

Dan menariknya, aktivitas kita berbanding terbalik. Bunga aktif di berbagai perkumpulan keagamaan entah di desa sendiri, di kecamatan, bahkan di sekolahpun dia ikut perperan. Sedangkan aku? sibuk dengan hidup yang masih berantakan ini.

Ternyata ada alasan kenapa dia seperti itu, dan kata itupun selalu teringat di kepala. "Kalau bukan kita yang 'nguri-uri' lalu siapa lagi? Jaman sekarang jarang sekali yang peduli dengan hal-hal seperti ini"

Hal ini membuatku  semakin salut padanya, karena dia mau melestarikan kebiasaan keagamaan yang sudah turun-temurun, bahkan dia bersedia membantu jika di daerah lain ingin mengadakan perkupulan semacam ini.


Satu Acara


Masih diminggu yang sama, karena kita hanya 3 hari berkenalan. Dan kebetulan beberapa hari lagi diadakan pengajian dan doa bersama di alun-alun kota. Bunga mengajaku untuk ikut hadir, karena diapun hadir. Akhirnya aku mengajak temanku untuk hadir diacara itu.

Temanku juga seorang blogger sepertiku siyo.site, setiap berkenalan dia mengaku namanya ialah "Siyo Tampan" namun saya sendiri lebih nyaman memanggilnya "O ong" entah dari siapa nama itu, memang sudah kebiasaan sejak dulu.

Seperti pada hari-hari sebelumnya, kali ini aku merasa kita akan bertemu. Namun entah kenapa masih ada yang mengganjal dan seolah berbicara "bukan sekarang waktu yang tepat untuk bertemu". 

Akupun selalu mengindar dan tidak menjawab ketika bunga bertanya dimana sekarang aku berada.

Setelah acara selesai aku meminta bunga untuk segera pulang dengan alasan karena waktu sudah larut malam dan cuacapun sepertinya akan turun hujan. 

Padahal aku hanya ingin dia tidak bertemu denganku saja. Beberapa menit kemudian aku pulang dan yakin tidak bertemu dengan bunga karena dia sudah pulang duluan.

Namun saat mengendarai motor aku merasa akan bertemu dengan bunga. Padahal kan dia sudah pulang beberapa menit lebih cepat dariku. "Pasti dia tidak akan bertemu denganku" bicaraku dalam hati untuk meyakinkan diri.

Akupun melanjutkan perjalanan pulang, dan tak sengaja melihat 2 orang berboncengan. Perasaan ini muncul lagi, "Jangan-jangan dia bunga?". Tak apa aku akan menyalipnya agar dia tidak melihatku. 

Sialnya, didepan persis ada lampu merah menyala. Dan ada seseorang dengan sedang berhenti di tengah jalan. 

Aku memilih berhenti di samping kiri dan berharap wanita itu berhenti di sebelah kanan agar terhalang orang yang berada ditengah. Namun tetap saja dia masih bisa melihat wajahku dari samping, akhirnya aku berlagak seperti melihat lampu di sebelah kiri agar dia tidak dapat melihatku.

Sesampainya dirumah, kita bertelfon kembali seperti biasa dan dia menceritakan apa yang dia rasakan di lampu merah. "Mas, tadi pas di lampu merah kok aku ngerasa masnya ada disitu ya?".  

Aku terkejut karena perasaanku benar, wanita itu adalah bunga. Dengan pura-pura tidak tahu aku bertanya balik "Yang bener aja, terus bunga liat aku?". "Engga mas, tapi aku ngerasa yakin banget kalo itu masnya"

Akhirnya akupun mengakui bahwa yang dilampu merah itu aku. Sejak merasakan hal-hal yang sama secara berturut-turut, kita pun merasa semakin nyaman satu sama lain.

Tapi sekedar teman ya, memang dari awal sudah direncanakan seperti itu, namun bagaimana akhirnya nanti saya serahkan saja pada waktu, biarlah waktu yang menjawab. Atau barangkali diantara kalian ada yang bersedia menjawab? Silakan jawab saja dikomentar.

Awalnya saya merasa pertemuan ini hanyalah kebetulan, namun setelah melihat kebelakang tanpa disadari saya sering memohon dalam setiap doa ataupun dalam pikiran saya yang intinya ingin dipertemukan dengan seseorang. 

Jadi memang benar, pertemuan kita yang dianggap sebagai kebetulan sebenarnya sudah kita rencanakan jauh-jauh hari.

Saya yakin kalian semua seperti itu, apa yang kalian alami saat ini pasti sudah direncanakan sebelumnya entah disadari ataupun tidak, jadi jagalah dengan baik apa yang anda minta dan pikirkan setiap saat.

Untuk versi lengkapnya silakan lihat Aku Adalah Tawa Dan Tangismu

Friday, May 3, 2019

Beralih Haluan Jadi Personal Blogger? Siapa Yang Mau Baca?

Liza Rifan Muazin - Personal Blogger
Pada artikel kali ini saya akan memberikan pembahasan yang berbeda, bahkan artikel ini menjadi pembuka artikel selanjutnya. Sebenernya si cuma mau ngasih tau aja kalo blog ini mau pindah haluan jadi blog personal.

What??

Yap bener, blog ini bakalan jadi blog personal. Secara garis blog personal yaitu blog yang berisi tentang keseharian, atau hal-hal apa aja yang dilalui oleh penulis selama masa hidupnya, aseek.

Beralih menjadi personal blogger memanglah berat, namun tentunya itu sudah saya pikirkan selama beberapa hari dan karena beberapa faktor yang meyakinkan saya, akhirnya mulai hari inilah saya putuskan akan beralih menjadi personal blogger.


Alasan Menjadi Personal Blogger?


Beberapa alasan kenapa saya memutuskan menjadi personal blogger akan saya bahas dibawah ini.

1. Nama Domain

Nama domain lizarifan.id merupakan nama yang sesuai nama asli. Saya sendiri merasa kurang cocok jika digunakan sebagai blog yang berisi tutorial, beberapa teman saya pun berpendapat seperti itu.

Kenapa ngga ganti nama domain aja?

Jawabannya, saya ngga punya duit. 

Kok bisa beli domain .id?

Alasan saya memebeli domain .id yaitu karena ada promo dari salah satu penjual domain, tanpa pikir panjang saya pun membelinya selama 3 tahun sekaligus. Jarang-jarang toh aja promo begini.

2. Suka Dengan Hal Baru

Alasan kedua yang sebenarnya sudah terpikirkan sejak lama, saya sendiri merupakan tipe orang yang suka dengan hal baru, sering jalan kesana-kesisi, bahkan sampai ikut ekskul pecinta alam waktu masih sekolah.

Hubungannya apa?

Intinya saya ingin mendokumentasikan segala perjalanan saya di blog ini, jadi ketika tua nanti masih bisa bernostalgia melalui blog ini, aseek.

3. Memiliki Blog Pengganti

Alasan ketiga karena merupakan alasan yang menjadikan saya semakin yakin untuk beralih menjadi personal blogger.

Saya sudah memiliki blog lain yang berisi tutorial IT, jadi bagi pengunjung blog ini jangan khawatir karena tutorial yang ada disini akan saya tulis juga di blog yang satunya.

Apa dong blognya?
Wintekno Studio Blog Tutorial IT

Nama blognya yaitu Wintekno Studio, mungkin beberapa dari kalian sudah ada yang tahu. Selain itu saya juga memiliki channel youtube dengan nama sama Wintekno Studio

Blog dan Channel tersebut sengaja saya buat untuk kalian para pengunjung blog ini agar masih tetap semangat ngoprek!!!

Sebenarnya masih ada beberapa alasan lagi kenapa saya memutuskan beralih menjadi personal blogger, namun menurut saya ketiga alasan diatas sudah cukup masuk akal untuk dijadikan patokan kenapa beralih menjadi personal blogger.


Siapa Yang Mau Baca? Siap Terima Resiko?


Nah ini resiko yang mau tidak mau harus saya terima, menjadi personal blogger tidak mudah apalagi saya bukanlan sosok yang dikenal banyak orang, istilah kerennya ngga punya fans.

Tapi saya tidak peduli dengan hal itu, entah ada ataupun tidak itu tidak masalah, yang penting saya sudah menyalurkan perasaan melalui tulisan disini.

Dan untuk kalian yang masih mau membaca tulisan ini saya ucapkan terima kasih, entah sengaja membaca karena suka dengan tulisan saya ataupun sekedar kepo dengan link yang saya share di beberapa akun media sosial saya.

Resiko yang kedua yaitu mengenai biaya pengelolaan blog ini, seperti yang dijelaskan diatas bahwa blog personal tidak akan mendapatkan banyak pengunjung, jadi adsense yang tayang di blog ini pun hanya akan menghasilkan sedikit uang.

Jika dibandingkan dengan biaya pengelolaan blog ini yang pertahun harus membayar domain .id dengan jumlah yang cukup mahal bagi seorang pengangguran seperti saya tentu tidak akan mungkin bisa. Namun tetap akan saya usahakan, semangat!!

Mungkin cukup sekian dari saya, jika kalian menyukai artikel yang saya tulis silakan berlangganan, karena dengan berlangganan postingan terbaru saya akan terkirim ke email Anda, santai itu gratis kok.

Selain itu bagi anda yang memiliki kritik maupun saran mengenai keputusan saya silakan tuliskan saja dikomentar. Apakah anda setuju/ tidak setuju ? Berikan alasannya.

Dan sekali lagi saya ingatkan, Saya masih menulis tutorial IT namun di blog lain yaitu Wintekno Studio

Monday, February 25, 2019

Cara Install CMS Wordpress Di Debian 8 Jessie Lengkap

Cara Install CMS Wordpress Di Debian 8 Jessie Lengkap
Cara Install CMS Wordpress Di Debian 8 Jessie Lengkap - Content Management System atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan sistem managemen konten merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menambah atau mengubah isi dari suatu web. Dengan adanya CMS kita tidak perlu membuat website dari nol.

Wordpress merupakan salah satu CMS yang paling populer dan kali ini kita akan menginstall wordpress pada debian 8. Namun sebelumnya server anda harus sudah terinstall LAMPP server, jika belum terinstall silakan buka tutorial berikut. Cara Install LAMPP Server di Debian 8 Jessie.

Sedangkan untuk mengirim file cms dari laptop, saya menggunaakn FTP server. Jika anda belum baham dengan FTP Srver silakan buka tutorial berikut. Cara Install Dan Konfigurasi FTP Debian 8.

Untuk file cms wordpress yang akan kita gunakan dapat diunduh di website resmi wordpress. Kali ini saya akan menggunakan wordpress versi terbaru pada saat artikel ini ditulis.
Kirim file wordpress ke server

Jika semua persiapan diatas sudah dilakukan, langsung saja ke langkah berikutnya. Kirim file cms wordpress ke server melalui ftp yang sudah dikonfigurasi. Kali ini saya menggunakan aplikasi WinSCP.

Setelah itu kita cek di folder ftp pada server, jika memang sudah terkirim langsung saja pindahkan ke root directory dari webserver. Karena file wordpress berbentuk (.zip) maka kita harus ekstrak terlebih dahulu menggunakan unzip.

Jika server belum terinstall unzip, silakan install terlebih dahulu dengan cara ketik apt-get install unzip. Atau lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.
Copy file ke root directory webserver
Setelah unzip terinstall kemudian ekstrak wordpress dengan unzip dengan menggunakan sintak.
unzip [namafile.zip]
Hasih ekstrak yaitu akan muncul folder baru dengan nama wordpress. Di folder itulah file-file wordpress tersimpan. Ubah hak akses dan hak kepemilikan dari folder tersebut.
Ubah hak akses dan hak kepemilikan
 Jika sudah lanjut ke langkah berikutnya yaitu membuat database untuk cms wordpress. Disini saya contohkan via cli. Masuk ke database.
mysql -u root -p
Tuliskan password dari databse dan buatlah database dengan cara.
create database wordpress;
Membuat database wordpress
Buka browser pada client kemudian ketik ip dan folder. Contoh: 192.168.10.1/wordpress. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Silakan baca dan klik Let's go!
Akses wordpress via browser pada client
Langkah selanjutnya anda harus mengisi informasi database seperti: Database host, username, password, nama database, dan table prefik.
Isi informasi database
Klik submit dan run installation. Isikan data website anda sesuai dengan yang diinginkan. Saya contohkan seperti dibawah ini.
Isi Informasi Website
Klik install wordpress dan tunggu hingga proses selesai. Jika berhasil maka akan muncul tampilan sukses. Berikut tampilan dashboard wordpress versi 5.1.
Tampilan dashboard wordpress
Selamat wordpress berhasil di install. Untuk mengakses homepage wordpress ketikan nama ip dan nama foldernya. Jika masih ada yang kurang jelas silakan tanyakan saja pada kolom komentar.

Jalan - Jalan Dong

[Travelling][recentbylabel2]
Notification
Done