Liza Rifan: Tutorial Muazin - Tutorial Komputer, Jaringan, Server Dan Perkembangan Teknologi Masa Kini
Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Thursday, March 25, 2021

Cara Install Mikrotik CHR di VPS Ubuntu DigitalOcean

 Cara Install Mikrotik CHR di VPS Ubuntu DigitalOcean - CHR (Cloud Hosted Router) merupakan salah satu jenis ROS mikrotik namun dikhususkan untuk penggunaan virtualisasi. Untuk lebih jelasnya silakan baca artikel saya yang sebelumnya tetang Apa Itu CHR ?

Sebagian penyedia layanan VPS (Virtual Private Server) menyediakan pilihan untuk menginstall CHR pada layanannya. Namun sebagian lainnya tidak memberikan opsi CHR sebagai operating system yang digunakan untuk VPS.


Lalu bagaimana cara install CHR jika penyedia VPS tidak memberikan opsi CHR sebagai operating systemnya?

Meskipun tidak ada pilihan CHR pada sistem operasinya, kita masih bisa menginstall CHR pada VPS tersebut, yaitu dengan cara menginstall Ubuntu terlebih dahulu.

Berikut akan saja jelaskan langkah-langkah Install CHR di VPS Ubuntu. Kali ini saya menggunakan VPS dari DigitalOcean.

Bagi yang belum memiliki akun DigitalOcean silakah bisa mendaftar melalui link berikut agar mendapatkan saldo gratis $25 Daftar DigitalOcean.

Jika sudah, langsung ke menu Droplets dan buatlah Droplet baru, Droplet adalah istilah VPS di lingkungan DigitalOcean. Jadi droplet = vps.

Create Droplet
Setelah memilih tombol Create Droplet, maka akan diminta mengisi beberapa data. Yang pertama adalah sistem operasi. Disini saya memilih ubuntu 18.04 LTS
Ubuntu 18.04

Selanjutnya memilih plan dan spesifikasi, disini saya memilih yang pling rendah, yaitu dengan harga $5 perbulan.
Spesifikasi Droplet


Setelah itu memilih datacenter, karena saya berada di Indonesia dan ternyata tidak ada pilihan Indonesia. Saya memilih yang terdekat yaitu data center singapore.

Jangan lupa mengisi password untuk droplet yang akan dibuat sampai indikator berwarna hijau. Scroll ke bawah dan pilih create doplet.

Tunggu hingga proses selesai. Maka akan ditampilkan data droplet beserta ip addressnya.

Droplet Aktif


Langsung saja akses menggunakan ssh seperti biasanya dengan user root.

Akses Droplet Via SSH

Copy dan paster script berikut.


wget http://download2.mikrotik.com/routeros/6.37/chr-6.37.img.zip -O chr.img.zip  && \
gunzip -c chr.img.zip > chr.img  && \
apt-get update && \
apt install -y qemu-utils pv && \
qemu-img convert chr.img -O qcow2 chr.qcow2 && \
qemu-img resize chr.qcow2 1073741824 && \
modprobe nbd && \
qemu-nbd -c /dev/nbd0 chr.qcow2 && \
echo "Give some time for qemu-nbd to be ready" && \
sleep 2 && \
partprobe /dev/nbd0 && \
sleep 5 && \
mount /dev/nbd0p2 /mnt && \
ADDRESS=`ip addr show eth0 | grep global | cut -d' ' -f 6 | head -n 1` && \
GATEWAY=`ip route list | grep default | cut -d' ' -f 3` && \
PASSWORD="CHANGEME" && \
echo "/ip address add address=$ADDRESS interface=[/interface ethernet find where name=ether1]
/ip route add gateway=$GATEWAY
/ip service disable telnet
/user set 0 name=root password=$PASSWORD
/ip dns set servers=1.1.1.1,1.0.0.1
/system package update install
 " > /mnt/rw/autorun.scr && \
umount /mnt && \
echo "Magic constant is 65537 (second partition address). You can check it with fdisk before appliyng this" && \
echo "This scary sequence removes seconds partition on nbd0 and creates new, but bigger one" && \
echo -e 'd\n2\nn\np\n2\n65537\n\nw\n' | fdisk /dev/nbd0 && \
e2fsck -f -y /dev/nbd0p2 || true && \
resize2fs /dev/nbd0p2 && \
sleep 1 && \
echo "Compressing to gzip, this can take several minutes" && \
mount -t tmpfs tmpfs /mnt && \
pv /dev/nbd0 | gzip > /mnt/chr-extended.gz && \
sleep 1 && \
killall qemu-nbd && \
sleep 1 && \
echo u > /proc/sysrq-trigger && \
echo "Warming up sleep" && \
sleep 1 && \
echo "Writing raw image, this will take time" && \
zcat /mnt/chr-extended.gz | pv > /dev/vda && \
echo "Don't forget your password: $PASSWORD" && \
echo "Sleep 5 seconds (if lucky)" && \
sleep 5 || true && \
echo "sync disk" && \
echo s > /proc/sysrq-trigger && \
echo "Ok, reboot" && \
echo b > /proc/sysrq-trigger

Silakan diubah pada bagian password sesuai dengan keinginan. Tunggu proses hingga selesai dan jika sudah ssh kembali menggunakan user root dan password sesuai dengan password yang dituliskan di script.

Tara!! Vps ubuntu sudah berubah menjadi CHR :)

VPS CHR

Selain menggunakan SSH, kita juga bisa mengakses CHR menggunakan winbox.

VPS CHR via Winbox

Jika masih ada pertanyaan atau kendala silakan ditanyakan di kolom komentar. Saya usahakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan.

Sunday, January 26, 2020

Cara Mengatasi Masalah Breadcrumb Search Console Terbaru

Cara Memperbaiki Masalah Breadcrumb Di Search Console - Breadcrumbs merupakan sebuah navigasi yang ada pada suatu website untuk membantu pengunjung mengetahui lokasi saat mengunjungi website tersebut.

Cara Mengatasi Masalah Breadcrumb Search Console Terbaru


Breadcrumb berfungsi untuk menyempurnakan navigasi yang ada pada blog seperti halnya homepage (halaman utama), kategori, tag, ataupun yang lainnya.

Jadi misalnya kita sedang membaca sebuah artikel di blog, maka breadcrumb inilah yang menunjukan kita sedang berada di dalam kategori apa, tag apa ataupun yang lainnya.

Berikut contoh breadcrumb yang ada di blog saya.

Contoh Breadcrumbs Di Blog https://www.lizarifan.id
Contoh Breadcrumbs di Blog Saya


Setelah kita memahami apa itu breadcrumb barulah saya akan membahas tentang masalah yang terjadi.

Baru-baru ini banyak sekali kawan blogger yang mengalami masalah yang sama yaitu mendapat email dari search console bahwa terdeteksi kesalahan di breadcrumb.

Berikut email yang saya dapat.


Breadcrumbs masalah terdeteksi search console
Email dari search console

Untuk mengatasi masalah tersebut cukup mudah. Kita hanya perlu mengedit bagian breadcrumbs yang ada di template blog.

Masuk ke menu template kemudian pilih edit HTML.

Cari kode berikut.


<b:includable id="breadcrumb" var="posts"> ...sampai dengan penutup ... </b:includable>

Kemudian hapus dan ganti dengan kode berikut.


<b:includable id='breadcrumb' var='posts'>
<b:if cond='data:view.isPost'>
 <b:loop values='data:posts' var='post'>
  <div class='breadcrumbs' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/BreadcrumbList'>
   <span itemprop='itemListElement' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/ListItem'>
   <a expr:href='data:blog.homepageUrl' itemprop='item' title='Home'>
   <meta content='1' itemprop='position'/>
   <span itemprop='name'><b:switch var='data:blog.locale'><b:case value='id'/>Beranda<b:default/>Home</b:switch></span></a>
   </span>
   <b:if cond='data:post.labels'>
   <b:loop index='nomor' values='data:post.labels' var='label'> &amp;nbsp;&#8250;&amp;nbsp;
     <span itemprop='itemListElement' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/ListItem'>
    <meta expr:content='data:nomor+2' itemprop='position'/>
    <a expr:href='data:label.url + &quot;?&amp;max-results=8&quot;' expr:title='data:label.name' itemprop='item' rel='nofollow'>
      <span itemprop='name'><data:label.name/></span>
    </a>
     </span>
   </b:loop>
   <b:else/>
   &amp;nbsp;&#8250;&amp;nbsp; <span itemprop='name'><data:blog.pageName/></span>
   </b:if>
  </div>
 </b:loop>
<b:elseif cond='data:view.isPage'/>
 <div class='breadcrumbs' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/BreadcrumbList'>
  <span itemprop='itemListElement' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/ListItem'>
  <a expr:href='data:blog.homepageUrl' itemprop='item' title='Home'>
  <meta content='1' itemprop='position'/>
  <span itemprop='name'><b:switch var='data:blog.locale'><b:case value='id'/>Beranda<b:default/>Home</b:switch></span></a>
  </span> &amp;nbsp;&#8250;&amp;nbsp; 
  <span itemprop='itemListElement' itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/ListItem'>
  <meta expr:content='data:num+2' itemprop='position'/>
  <a expr:href='data:blog.url' expr:title='data:post.url' itemprop='item'>
    <span itemprop='name'><data:blog.pageName/></span>
  </a>
  </span>
 </div>
</b:if>
</b:includable>

Jika sudah jangan lupa simpan template.

Langkah terakhir yaitu masuk ke webmaster / search console. Kemudian pilih validasi perbaikan pada masalah breadcrumb.

Validasi Perbaikan Breadcrumb Google Webmaster
Validasi Perbaikan Breadcrumb

Wednesday, September 4, 2019

Cara Membuat Hotspot WIFi Di Windows Menggunakna CMD

Cara Membuat Hotspot WIFi Di Windows Menggunakna CMD - Pada sistem operasi windows kita dapat membuat wifi hotspot tanpa aplikasi, yaitu dengan menggunakan cmd. Hotspot yang kita buat dapat digunakan untuk sharing internet, sharing data, remote desktop, dan lain lain.

Oke langsung saja kita buat commandprompt sebagai admin.

Pilih start menu kemudian klik kanan pada command prompt, pilih run as administrator

command prompt run as administrator


Cek apakah laptop anda support untuk membuat hotspot, ketikan di command prompt sintak berikut.


netsh wlan show drivers

Lihat bagian hostednetwork supported, jika tertulis yes itu tandanya laptop anda support. Berikut gambar penjelasanya.

Cek Driver HostedNetwork Command Prompt

Langkah selanjutnya seting hotspotnya, silakan ketik sintak berikut.


netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=WinteknoStudio key=12345678

Penjelasan :
ssid : nama dari wifi yang dibuat
key : password wifi

Sampai disini seting wifi hotspot sebenarnya sudah selesai, namun jika dicek wifi tidak mucnul. Kita harus start wifi terlebih dahulu.


netsh wlan start hostednetwork

Seting Wifi Hotspot CMD WIndows

Sekian tutorial dari saya, jika masih ada yang kurang jelas, silakan tanyakan saja di kolom komentar.


Saturday, August 24, 2019

Memanfaatkan Fitur Buzzer (Beep) Mikrotik Untuk Notifikasi Ketika Internet Down

Memanfaatkan Fitur Buzzer (Beep) Mikrotik Untuk Notifikasi Ketika Internet Down

Memanfaatkan Fitur Buzzer (Beep) Mikrotik Untuk Notifikasi Ketika Jaringan Down - Pada beberapa tipe mikrotik memiliki fitur buzzer yang biasanya digunakan sebagai pemberitahuan / notifikasi ketika jaringan down.

Dengan adanya buzzer ini kita dapat mengatur mikrotik agar berbunyi beep ketika jaringan down, dan akan berhenti berbunyi ketika jaringan sudah normal kembali. Jadi suara beep ini akan terus berbunyi selama jaringan masih down.

Awalnya saya mencari artikel yang membahas tentang ini dan menemukan disalah satu forum bahasa inggris, itupun banyak yang komentar bahwa caranya sudah tidak bekerja lagi untuk mikrotik versi terbaru. 

Berikut trik saya memanfaatkan fitur buzzer / beep mikrotik agar berbunyi ketika jaringan sedang ada masalah dan akan berhenti berbunyi setelah jaringan kembali normal.

Sebelumnya cek terlebih dahulu apakan mikrotik Anda memiliki fitur ini dengan cara mengetikan di terminal winbox /beep

Jika mikrotik mengeluarkan suara itu tandanya mikrotik Anda memiliki fitur buzzer. Pastikan juga mikrotik telah terhubung dengan internet dengan cara ping ke google.

Cek Buzzer dan ping google

Kemudian langkah selanjutnya yaitu membuat scheduler, pilih system kemudian scheduler dan pilih tanda +. Lihat gambar dibawah.

Membuat Scheduler

Yang perlu diperhatikan yaitu nama, pada contoh diatas saya beri nama alarmku. Kemudian interval, disini saya mengaturnya 10 detik, jika merasa terlalu lama atau terlalu cepat silakan sesuaikan saja.

Dan yang terakhir yaitu on event, yatu script yang dijalankan. Berikut scriptnya.



{
:beep frequency=2000 length=500ms;
:delay delay-time=1000ms;
:delay delay-time=1000ms;
:beep frequency=4000 length=500ms;
}
{
:beep frequency=4000 length=500ms;
:beep frequency=2000 length=500ms;
:delay delay-time=1000ms;
}
:delay delay-time=1000ms;

Langkah terakhir buatlah netwatch dengan host dns google (8.8.8.8).

Pilih tool kemudian pilih netwatch dan pilih tanda +.

Membuat Tool Netwatch

Host diisi dengan 8.8.8.8 atau dns dari google. Interval saya isi 10 detik. Jika merasa kurang sesuai silakan sesuaikan saja.

Pada up dan down silakan diisi script berikut.


/system scheduler disable [find name=alarmku]


/system scheduler enable [find name=alarmku]

Taraa...!!!

Konfigurasi telah berhasil, dengan begitu ketika internet down maka mikrotik otomatis akan memberitahu kita dengan mengeluarkan bunyi dan akan berhenti ketika internet kembali normal.


Sunday, August 4, 2019

Cara Konfigurasi Mail Server Dan Web Mail Squirrelmail Pada Debian 8 Di VirtualBox

Cara Konfigurasi Mail Server Dan Web Mail Squirrelmail Pada Debian 8 Di VirtualBox

Beberapa hari yang lalu ada pembaca blog ini yang request melalui halaman contact agar saya memposting cara konfigurasi mail server, maka dari itu kali ini akan saya posting, bagi anda yang ingin request juga bisa, silakan hubungi saya melalui halaman contact.

Email Request Mail Server Debian 8


Mail Server adalah server yang memungkinkan pengguna (user) dapat saling berkirim email (surat elektorik) dalam satu jaringan ataupun melalui jaringan internet. Contoh mail server yang paling terkenal yaitu gmail (milik google).

Sedangkan Web Mail merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengakses mail server, atau bisa disebut dengan interface dari mail server.

Oke langsung saja kita install mail server  terlebih dahulu.


apt-get install postfix courier-pop courier-imap

Maka akan muncul pilihan seperti dibawah ini, pilih saja yang Internet Site 

Pilih Internet Site


Selanjutnya kita diminta untuk memasukan system mail name, disini saya memasukan nama domain saja. System mail name digunakan untuk nama email. Misal sytem mailnya saja isi wintekno.studio.


Maka email yang nanti dibuat akan berformat seperti ini.

namauser@wintekno.studio

System Mail Name


Untuk web-base administration pilih yes.


Web Base Administration

Langkah berikutnya kita harus membuat directory terlebih dahulu. Kemudian konfigurasi file main.cf yang ada di folder /etc/postfix/. Ketik saja sintak berikut


maildirmake /etc/skel/Maildir
nano /etc/postfix/main.cf

Konfigurasi Mailbox Main.cf Postfix

Pada folder main.cf kita hanya perlu menambahkan satu baris konfig yang diletakan dibawah sendiri yaitu.

home_mailbox = Maildir/


Jangan lupa untuk simpan dengan cara ketik CTRL + O, ENTER, CTRL +X.


Reconfigure postif agar mailbox dapat yang tadi sudah dibuat dapat berjalan.



dpkg-reconfigure postfix

Maka akan muncul pilihan type mail dan system mail, isi saja seperti langkah diatas yaitu  Inernet Site & wintekno.studio


Root and postmaster mail recipent silakan kosingi saja, atau langsung klik enter.


Other destination silakan pilih saja ok, atau langsung lanjutkan saja.

Kemudian force syncronus pilih saja yang no.

Force Syncronus update mail

Pada pilihan local network silakan isi saja dengan ip lokal jika menginginkan mail tersebut dapat digunakan di jaringan lokal. Atau jika ingin dapat diigunakan disesmua jaringa silakan diisi saja dengan.

0.0.0.0/0

Tambahkan Local Network

Use procmail pilih no

Use Procmail No


Mail box size limit byte dan local address extension character silakan biarkan default saja, langsung pilih lanjutkan. Pada keadaan default mail box size limit = '0', dan local address extension character = '+'.


Langkah terakhir, pemilihan protokol. Karena saya menggunakna ipv4 maka saya memilih ipv4nya.

Protokol IPv4

Restart semua service.


service postfix restart
service courier-pop restart
service courier-imap restart

Langkah selanjutnya membuat user yang nantinya digunakan untuk ujicoba kirim email.


adduser [namauser]

Membuat Username Email

Disini saya membuat 2 user untuk pengujian yaitu usermail1 dan usermail2.

Konfigurasi Mail Server sudah selesai, namun agar mail server dapat diakses dan dapat digunakan untk saling berkirim email dengan mudah, maka kita harus mengisntall webmail terlebih dahulu.

Terdapat banyak sekali webmail yang tersedia, namun kali ini saya kana menggunakan squirrelmail.


apt-get install squirrelmail

Tunggu proses installasi sampai selesai, kemdian konfigurasi file apache2.conf.


nano /etc/apache2/apache2.conf

Tambahkan satu baris di baris terakhir sintak berikut.

Include "/etc/squirrelmail/apache.conf"

Konfigurasi Apache Dengan Squirrelmail

Membuat link agar squirrelmail dapat diakses melalui webserver. Setelah itu dilanjutkan dengan restart apache agar semua konfigurasi apache berjalan.

Membuat Link dan Restart Apache

Buka browser dan bukalan mail squirrelmail dengan cara tulis di url bar.

http://ipserver/mail

Jika muncul tapilan squirrelmail itu tandanya konfigurasi telah berhasil, saatnya pengujian, login menggunakan akun yang telah dibuat. Disini saya coba login menggunakan usermail1.

Login User Mail

Coba kirim pesan ke usermail2

Ujicoba Kirim Email Ke Usermail2

Logout kemudian masuk dengan usermail2, Jika konfigurasi berhasil maka email akan terkirim ke usermail2.

Konfigurasi Mail Server Berhasil

Konfigurasi Mail Server Dan Web Mail Di Debian 8 berhasil. Jika masih ada yang kurang paham silakan tanyakan saja dikomentar.

Thursday, August 1, 2019

Cara Konfigurasi SubDomain (VirtualHost) Pada Debian 8 Di VirtualBox

Cara Konfigurasi SubDomain Pada Debian 8
Pada artikel sebelumnya saya telah memberikan tutorial bagaimana Cara Konfigurasi DNS Server Pada Debian 8. Domain yang saya buat waktu itu yaitu wintekno.studio, selain domain utama kita dapat membuat subdomain.

Misalnya pada mail.google.com, kata mail inilah yang disebut subdomain. Untuk membuat subdomain kita perlu mengkonfigurasi file db.wintekno dan db.192 (jika mengikuti konfigurasi sebelumnya).

Kita hanya perlu menambahkan satu baris dimasing-masing file. Disini saya contohkan akan membuat subdomain portal. Sehingga saat ingin mengakses kita harus mengetikan.

http://portal.wintekno.studio

Langsung saja langkah pertama kita harus konfigurasi db.wintekno terlebih dahulu.

nano /etc/bind/db.wintekno

Konfigurasi db.wintekno

Berdasarkan konfigurasi DNS pada artikel sebelumnya, untuk konfigurasi subdomain portal kita hanya perlu menambahkan baris.


portal IN    A    192.168.10.1

Simpan dengan cara ketik CTRL+O, ENTER, CTRL+X.

Selanjutkan konfigurasi db.192, untuk konfigurasinya hampir sama dengan db.wintekno.

nano /etc/bind/db.192

Konfigurasi db.192

Pada gambar diatas, kita hanya perlu menambahkan baris.

1    IN    PTR    portal.wintekno.studio.

Simpan lagi dengan cara ketik CTRL+O, ENTER, CTRL+X.

Restart konfigurasi DNS dengan cara mengetikan sintakn berikut

service bind9 restart

Konfigurasi subdomain sudah berhasil, kita sudah dapat mengakses subdomain.

http://portal.wintekno.studio.

Namun web yang akan tampil saat kita mengakses subdomain portal sama dengan tampilan web saat mengakses domain utama.

Untuk membedakan kita harus membuat folder di root directory dari webserver kemudian konfigursi juga virtualhostnya dan buatlah halaman index dari portal


cd /var/www/html
mkdir portal
cd portal/

Halaman Index Untuk Portal

Kita bisa menggunakan halaman index yang sudah disediakan sebelumnya atupun membuat manual. Untuk membuat halaman index secara manual langsung saja ketik sintak berikut.

nano /var/www/html/portal/index.html
Disini saya contohkan dengan script html yang sederhana.

HTML Script Subdomain Portal


<html>
<body>
<h1>SubDomain Portal</h1>
<h2>Oke Sukses membuat subdomain</h2>
</body>
</html>

Jangan lupa simpan dengan mengetik CTRL+O, ENTER, CTRL+X.

Langkah selanjutnya kita harus konfigurasi virtualhost di folder apache.

Konfigurasi Apache Portal Site


cd /etc/apache2/sites-available/
cp 000-default.conf portal.conf
nano portal.conf

Pada kofigurasi file portal.conf paling tidak kita harus konfigurasi 2 baris, yaitu pada nameserver dan rootdirectory.

Konfigurasi Root Directory Portal

Untuk servername diisi dengan subdomain, dan documentroot diganti dengan letak folder dari subdomain yang telah dibuat.

Langkah terakhir tinggal simpan kofigurasi caranya seperti biasa, a2ensite dan reload apache.

a2ensite portal.conf
service apache2 reload

a2ensite portal

Saatnya pengujian, buka alamat subdomain yang telah dibuat.

http://portal.wintekno.studio

Maka tampilan website akan muncul seperti dibawah ini.

Subdomain Portal Berhasil di konfigurasi

Sekian tutorial dari saya tentang cara konfigurasi subdomain pada debian 8, jangan lupa untuk berkomentar.

Cara Konfigurasi HTTPS (Secure Web Server) Pada Debian 8 Di VirtualBox

Cara Konfigurasi HTTPS Pada Debian 8

Web server merupakan jenis server yang memberikan layanan berupa website yang dapat diakses melalui  browser oleh client. Dalam menampilkan datanya web server secara default menggunakan protokol HTTP.

Dengan menggunakan HTTP, data yang kita kirim tidak terenkripsi atau hanya berupa palin text biasa. 

Oleh karena itu kita perlu protokol tambahan yaitu SSL atau TLS. Dengan menggunakan SSL atau TLS website kita akan lebih aman karena proses transmisi data dienkripsi terlebih dahulu.

Protokol HTTP yang sudah ditambah SSL atau TLS ini biasa disebut HTTPS, 'S' dibelakang berarti secure.

Oke langsung saja kita mulai konfigurasi HTTPS di debian 8.

Langkah pertama kita harus men-generate certificate terlebih dahulu yang nanti akan digunakan.

#openssl req -new -x509 -days 365 -nodes -out /etc/apache2/apache2.pem -keyout /etc/apache2/apache2.pem

Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut

Generate Certificate TLS atau SSL

Seperti pada gambar diatas kita diminta untuk memasukan Country Code, dll. Silakan sesuaikan saja. Jika sudah ketik service apache2 restart seperti yang diminta.

Langkah berikutnya silakan masuk ke directory apache dan konfigurasi file default dengan mengetik

nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
Jika sudah langsung saja scroll ke paling bawah dan tulis beberapa kode berikut


<VirtualHost *:443>
ServerName wintekno.studio
SSLEngine on
SSLCertificateFile /etc/apache2/apache2.pem
</VirtualHost>

Konfigurasi VirtualHost Apache2

wintekno.studio diganti dengan domain Anda masing-masing.

Simpan dengan cara Ketik CTRL+O, ENTER, CTRL+X

Restart kembali apache dengan cara ketik service apache2 restart

Konfigurasi HTTPS telah berhasil, saatnya pengujian. Buka google chrome dan tuliskan nama domain dengan menggunakna protokol https, misalnya seperti ini.

https://wintekno.studio

Pertama kali membuka pasti akan muncul pemberitahuan bahwa koneksi tidak aman. Atau seperti ini.

Koneksi Tidak Pribadi


Abaikan saja, pilih lanjutkan.

Lanjutkan Koneksi HTTPS

Website berhasil diakses menggunakan protokol https. 

Konfigurasi HTTPS Berhasil
Konfigurasi HTTPS berhasil, jangan lupa tinggalkan komentar.